Translate

Selasa, 12 November 2013

LELAH kenapa?

LELAH, KENAPA?  APA PENYEBABNYA?

Anda begadang menonton “Homeland” hingga larut malam. Kemudian Anda bangun lebih pagi untuk pergi ke kantor demi mengalahkan bos. Selama beberapa hari, tidaklah aneh jika  Anda membutuhkan tambahan secangkir kopi.

Bisa juga penyebabnya seperti berikut ini alasan kenapa selalu lelah / capek / lemas
1. Dehidrasi

Wanita sehat yang gagal menggantikan 1,5 persen kandungan air dalam tubuh mereka mengalami mood swings (perubahan mood secara cepat) dan tingkat energi yang rendah, menurut studi pada 2012 dalam “The Journal of Nutrition”. Pengarang studi tersebut menduga jaringan syaraf di hipotalamus – bagian otak yang berfungsi untuk mengendalikan hal-hal seperti suhu tubuh dan hidrasi – mengirim pesan yang mengubah mood ke bagian lain otak Anda sebagai peringatan dini untuk meminum lebih banyak air. 

Solusinya: 
Minumlah lebih banyak, dan singkirkan saran delapan gelas sehari: sebuah standar ukuran minum air yang tidak berfungsi sejak kebutuhan kadar hidrasi Anda bervariasi berdasarkan pada hal-hal seperti cuaca dan aktivitas Anda. Secara umum, Anda seharusnya buang air kecil minimal sekali setiap tiga jam dan air seni Anda seharusnya berwarna kuning lemon.

2. Kurang vitamin B12
Vitamin  B12 untuk memproduksi sel darah merah dan menjaga neuron berfungsi dengan baik. Meningkatnya kadar oksigen dalam darah yang bisa dibawa melalui tubuh Anda, menyebabkan Anda mengalami perasaan terjaga. Seiring pertambahan usia, Anda menghasilkan sedikit protein bernama intrinsic factor, yang membantu Anda mengolah nutrisi.

Karena hanya makanan hewan yang secara alami mengandung B12, vegetarian dan vegan menghadapi peningkatan risiko kelelahan, seperti yang dialami orang-orang yang pernah menjalani operasi perut atau usus (prosedur tersebut seringkali mengubah jaringan yang menjadi lokasi penyerapan B12,. Bahkan pada tingkat yang rendah atau ambang batas – tidak perlu hingga kekurangan vitamin B12 yang parah – bisa membuat Anda kelelahan.

Solusinya:
 Jika kelelahan Anda muncul disertai lupa, restless legs (kondisi di mana kaki anda terasa sangat tidak nyaman ketika anda duduk atau berbaring), atau kesemutan dan mati rasa, anggap kekurangan B12 sebagai potensi penyebabnya.  melakukan tes darah guna mengetahui kadar B12 dalam tubuh Anda. Jika hasilnya rendah, Anda mungkin membutuhkan suplemen. dosis umum berkisar mulai dari 100 hingga 500mcg. Ingat suplemen hanya akan meningkatkan energi Anda jika Anda merasa mulai kekurangan vitamin, tidak seperti kafein, vitamin B tidak akan menambah semangat jika Anda sudah memiliki cadangan vitamin yang cukup. 
       
3.stress
Normalnya, tingkat hormon stress cortisol Anda mencapai tingkat tertinggi pada pagi hari dan menurun saat malam hari, membantu Anda mempertahankan ritme harian normal. Jika tubuh Anda tetap dalam keadaan waspada secara konstan, tingkat cortisol Anda mungkin tidak pernah turun saat malam hari, mengganggu tidur Anda. Atau, kelenjar adrenal Anda mungkin akhirnya tertinggal dalam produksi cortisol, menyebabkan Anda mengalami tidur sambil berjalan sepanjang pagi Anda.   

Solusinya: Anda tidak bisa mengendalikan sumber stress tersebut, namun Anda bisa mengubah reaksi Anda.  Praktik meditasi sudah terbukti untuk mengurangi stress dan kelelahan bagi orang dengan kondisi kesehatan kronis seperti artritis reumatoid dan multiple sclerosis, dan praktik ini juga berguna bagi orang sehat. Dan tentunya lebih mendekatkan diri ke Tuhan.

4.Penyakit jantung yang tersembunyi
Separuh wanita yang memiliki serangan jantung mengatakan mereka mengalami gangguan tidur dan merasa kelelahan luar biasa dalam beberapa pekan sebelumnya. Kelelahan dan sesak napas saat Anda berolahraga, menaiki tangga, atau memaksakan diri Anda seharusnya juga memunculkan tanda bahaya, Penyumbatan pembuluh darah atau otot jantung yang lemah dapat mengurangi aliran darah, mencegah otot dan jaringan Anda memperoleh oksigen yang mereka butuhkan guna berfungsi secara baik.
Solusinya I: Pergi ke dokter, khususnya jika Anda mendadak kehilangan energi atau jika Anda memiliki gejala aneh lainnya, seperti nyeri dada, gelisah, atau sulit berkonsentrasi. Dia mungkin merekomendasikan uji stress atau echocardiogram untuk mendeteksi adanya penyakit jantung, ujar Dr. Hussain. 

5. Kadar zat besi terlalu rendah atau tinggi
 Mayoritas wanita mengetahui anemia menyebabkan kelelahan. Namun jangan menganggap dengan meningkatkan suplemen zat besi Anda akan meningkatkan semangat Anda. Ya, rendahnya tingkat zat besi menyebabkan buruknya pembentukan sel darah merah yang menghambat tubuh Anda menyerap oksigen segar. Namun, terlalu banyak zat besi juga bisa membuat Anda kelelahan. Tubuh Anda menggunakan vitamin, mineral dan energi untuk membersihkan sistem dari kelebihan unsur, menyisakan sedikit unsur untuk aktivitas tubuh Anda.    
Solusinya I: Pertimbangkan faktor risiko: kekurangan zat besi sering menyerang vegetarian dan vegan, orang-orang dengan penyakit pencernaan atau kelenjar tiroid, wanita dengan pengendalian hormon kelahiran, dan mereka dengan aliran menstruasi yang sangat berat. Sebaliknya, kadar yang tinggi bisa berasal dari gen keturunan keluarga atau akibat mengonsumsi suplemen, dan seringkali menyebabkan tanda-tanda lainnya seperti merasa kedinginan, penipisan rambut dan kuku, atau pusing saat Anda berdiri. Mencoba menyeimbangkannya secara tepat merupakan hal penting, jadi jangan konsumsi pil zat besi seenaknya, seperti diperingatkan Dr. Sirchio, bicarakan dengan dokter Anda mengenai tes darah setiap tahunnya untuk memeriksa kadar Anda. Jika tingkat zat besi bersifat abnormal, periksakan setiap bulannya hingga tingkat zat tersebut menjadi stabil, lalu setiap tiga hingga enam bulan secara terus-menerus hingga kadar zat besi Anda kembali normal.

6. berolahraga
Stress di tempat kerja meningkatkan level cortisol dan glukosa darah Anda, memicu reaksi refleks Anda untuk bertarung atau lari. Namun saat Anda menghabiskan sore dan malam hari Anda dengan sedikit gerak antara layar komputer dan kursi Anda, Anda tidak pernah melepas energi dan ketegangan tersebut. Ini bisa meningkatkan secara drastis kinerja tubuh dan mengganggu tidur Anda pada malam hari – atau membakar tingkat kortisol tubuh Anda sangat banyak sehingga kelelahan di pagi berikutnya.  
Solusinya I: mulailah bergerak jika Anda banyak diam. 150 Jika Anda berolahraga untuk membantu Anda tidur lebih baik, buatlah jadwal program Anda untuk menerima pelajaran lainya dalam “Journal of Clinical Sleep Medicine” yang akan meminta Anda agar bergerak secara konsisten selama beberapa pekan bahkan bulan untuk mendapatkan hasil yang bermanfaat.
Di sisi Anda bisa melakukan hal berguna secara berlebihan. Berolahraga – dan khususnya olahraga ketahanan seperti lari jarak jauh dan bersepeda – juga menyebabkan peningkatan cortisol. Jika Anda tidak menyeimbangkan antara aktivitas dan istirahat, Anda bisa membebani sistem tubuh Anda dengan stress fisik sama seperti yang Anda alami dengan tekanan emosi dan mental.

Solusinya II : Jika Anda rutin berolahraga namun mendadak lebih mudah kelelahan, Anda mungkin telah melampaui batas. Upayakan beristirahat penuh selama beberapa hari. Kemudian atur kembali rutinitas Anda, lakukan sekitar 25 persen dari aktivitas biasa Anda selama sepekan dan tambah 25 persen lainnya setiap pekan hingga Anda kembali bersemangat
  
7. infeksi saluran kemih
Jika Anda pernah mengalami UTI (infeksi saluran kemih atau urinary tract infection), Anda merasakan sensasi terbakar saat Anda buang air kecil. Namun sekitar separuh wanita yang mengalami UTI juga mengalami kelelahan dan rasa sakit yang umum, serta peningkatan jumlah terjadi pada mereka yang berusia 40 tahun atau lebih. “Pada dasarnya, ini cara tubuh untuk memaksa Anda beristirahat dengan tujuan memfokuskan energi untuk mengatasi infeksi tersebut.

Solusinya : Resep antibiotik bisa menghilangkan bakteri penyakit tersebut. Semua gejala yang Anda alami seperti kelelahan, seharusnya hilang dalam waktu tujuh hingga sepuluh hari dengan menyelesaikan pengobatan, saat Anda sembuh, perbanyak waktu beristirahat, jaga kondisi hidrasi, dan jalani diet makanan yang sehat, Jika Anda cenderung sering mengalami UTI (lebih dari dua kali per tahun) bicarakan dengan dokter Anda -  pemberian antibiotik profilaskis jangka panjang bisa menangkal infeksi di waktu mendatang.(ac/nh)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar